Showing posts with label K-Link. Show all posts
Showing posts with label K-Link. Show all posts

Friday, 15 September 2017

JANGAN IRI TERHADAP ORANG LAIN


Pengantar
Saya lupa dari mana cerita ini saya dapatkan. Tetapi pasti dari salah satu grup yang saya ikuti. Terima kasih kepada yang telah membagikan cerita ini. Saya bagikan untuk Anda. 


Cerita Tentang Seekor Gajah dan Seekor Anjing

Seekor gajah dan seekor anjing hamil pada saat yang sama. Tiga bulan kemudian anjing melahirkan enam anak anjing. Lalu, enam bulan kemudian anjing itu hamil lagi, dan sembilan bulan berikutnya anjing itu melahirkan selusin anak anjing yang lain. Demikian seterusnya.

Pada bulan kedelapan belas, anjing itu mendekati gajah sambil bertanya, “Apakah kau yakin bahwa kau sedang hamil? Kita hamil pada tanggal yang sama, saya telah melahirkan tiga kali untuk lusinan anak anjing dan sekarang mereka tumbuh menjadi anjing besar. Tetapi kau masih saja hamil. Apa yang sedang terjadi?”

Gajah itu menjawab, “Ada sesuatu yang saya ingin kau mengerti. Apa yang saya bawa bukan anjing tetapi gajah. Saya hanya melahirkan satu bayi gajah dalam dua tahun. Ketika bayi saya menyentuh tanah, bumi akan merasakannya. Ketika bayi saya melintasi jalan, manusia berhenti dan melihat dengan kekaguman, apa yang saya bawa menarik perhatian. Jadi, apa yang saya bawa dalam perut ini perkasa dan besar.”

Jangan Kehilangan dan Jangan Iri

Jangan kehilangan iman ketika kita melihat orang lain menerima jawaban atas doa-doa mereka. Jangan merasa iri atas kemudahan rizki orang lain. Jika kita belum menerima rizki kita sendiri, jangan merasa putus asa. Berkatalah pada diri sendiri, “Waktu saya akan tiba, dan ketika menyentuh permukaan bumi, orang akan berdecak kagum.”

Ketika kita sedang berjuang dan yang anda perjuangkan sesuatu yang besar, Anda harus gigih dan sabar.  Mungkin Anda iri pada teman-teman yang ambil kerja lembur di tempat kerja, sementara Anda memilih komitmen dengan menciptakan peluang Anda sendiri dengan merintis membangun jaringan bisnis di K-Link International di luar jam kerja Anda (the magic of part time business).

Yakin dan percayalah bahwa di masa mendatang Anda akan menang dan akan menikmati kejayaan yang jangka panjang bersama keluarga tercinta.

Jangan berjuang jika tidak berani berkorban. Untuk setiap perjuangan ada harga yang harus dibayar. Salah satunya adalah menunda kesenangan sesaat, dan investasi waktu, uang dan pikiran pada bisnis yang Anda sedang anda tekuni, yaitu : Anda melakukan presentasi dan follow up setiap hari, konsultasi dengan upline aktif, mengkuti program- program pendidikan K-System, rutin mendengarkan audio motivasi dan fokus pada goal dan impian.

Hal ini saya yakin tidak dilakukan oleh rara-rata orang, sehingga orang yang bersedia melakukannya suatu hari akan meraih kesuksesan yang tidak di alami kebanyakan orang. Insyaaallah Anda akan menjadi orang besar dan menjalini hidup penuh dengan makna.

Saturday, 25 March 2017

LIMA PRINSIP KEBAHAGIAAN



Pengantar
Tulisan ini saya dapatkan dari grup JDG. Mas Julius Widiantoro membagikannya kepada kami rekan-rekannya. Menurut beliau, tulisan ini adalah gagasan Bapak SCA Deza Zulfahmi yang adalah salah satu pebisnis sukses K-Link di Indonesia. Semoga tulisan beliau bermanfaat bagi semua pembaca blog, khususnya para pelaku bisnis Multi Level Marketing yang ada dalam jaringan Bapak SCA Deza Zulfahmi. (Thomas)

LIMA PRINSIP KEBAHAGIAAN

1. Lakukan hal kecil yang Anda sukai, misalnya hobby Anda. Selain mengetahui cara mewujudkan apa yang Anda cari, Anda juga harus bisa menguasai cara membahagiakan diri Anda sendiri. Sesekali no problem if you do something that you like seperti hangout bareng teman, nonton film, bernyanyi, berenang, makan bareng tanpa takut gemuk, etc.

2. Miliki hubungan yang baik dengan siapapun. Jangan suka pasang wajah jahat, please. Siapa pun itu, Anda tidak tahu besok kita menjadi siapa. Maka jangan pernah meremehkan orang lain hanya karena di masa lalu atau sekarang dia terlihat rendah di bawah kita. Jadilah orang yang kehadirannya selalu dinantikan dan dirindukan. It's the reason why we must have relationship with others.

3. Ada peningkatan dalam hal apa pun seperti pekerjaan, karir dan harta.Eits..., jangan hanya melihat dunia, guys. Peningkatan ketenangan bathin dan ibadah pun juga mampu memberikan kebahagian jiwa yang luar biasa. So, let's do everything maximally.

4. Bakat atau skill Anda dihargai dan dibutuhkan orang lain. Sungguh, kebahagian terbesar adalah ketika kita bisa menjadi alasan orang lain berbahagia. Ketika apa yang kita miliki dapat bermanfaat dan bahkan dibutuhkan orang lain. Oh, it's so amazing.

5. Temukan hikmah dari setiap kejadian yang kita alami. Guys, ketika Anda merasa hidup amat sesak hingga berputus asa, maka Anda akan membesarkan hati Anda sendiri atau mendapat nasihat dengan kata "sabar, ambil saja hikmahnya". Tapi apakah semua orang bisa menemukan hikmah itu? Ketika semua kejadian dapat menjadi jalan kita selangkah lebih dekat dengan Tuhan, “ingat, tidak hanya kejadian yang melow saja, karena hikmah ada di setiap kejadian.

Emas ukurannya karat, manusia ukurannya manfaat, selamat mencoba. Jangan lupa bahagia!

K-Link solusi hidupmu

Friday, 10 March 2017

APA PERBEDAAN SIKAP PESIMIS ATAU OPTIMIS DALAM BISNIS?



Tulisan berikut ini adalah penuturan Dato' DR. H. Md. Radzi Saleh, yang saya dapatkan dari sahabat dan guru saya Mas Julius Widiantoro dan beliau kirim melalui pesan Whatsapp.  Dato' DR. H. Md. Radzi Saleh adalah pemimpin K-Link di Indonesia saat ini. Semoga berguna bagi para pembaca blog saya. (Thomas)


PESIMIS ATAU OPTIMIS


‘A Pessimist‘ (Orang yang cepat berputus asa melihat kesulitan di setiap kesempatan
‘An Optimist‘ (Senantiasa melihat yang baik) melihat kesempatan di setiap kesusahan

Kata-kata ini sering kita dengar daripada tokoh-tokoh pemimpin yang sukses. Sekiranya kita amati dan pahami mesej yang ingin disampaikan adalah pilihan untuk sukses terdapat dimana-mana. Apa yang harus dilakukan adalah merubah cara kita berfikir daripada pessimist kepada optimist.

Orang yang optimist kata-kata gagal itu tidak ada dalam benak fikiran mereka dan senantiasa berprasangka baik terhadap peluang-peluang yang dihidangkan. Setiap kegagalan yang ditempuh akan dinikmati bukan diratapi, minimal dia telah mencoba untuk melakukan dan mengetahui potensi dirinya dalam menghadapi pekerjaan tersebut. Banyak kemungkinan yang membuat kegagalan tersebut seperti kurang pengetahuan, waktu tidak sesuai, salah lokasi dan sebagainya.

Anda mungkin pernah mendengar kisah saya saat berhijrah ke bumi Indonesia ini. Walaupun di satu tempat yang baru dan asing buat saya, tanpa teman dan saudara mara, saya tetap mengambil peluang dan tantangan ini sebab di kala itu saya tidak mempunyai pilihan lagi kecuali harus sukses demi memiliki keluarga yang bahagia dan terlepas dari beban masalah kewangan.

Saya juga melihat setiap kesulitan itu sebagai satu kesempatan untuk sukses. Salah satu masalah berat yang harus saya lalui adalah cara berfikir orang Indonesia terhadap bisnis MLM yaitu harus cepat kaya, investasi besar dan negatif terhadap bisnis MLM dari Malaysia.

Kekurangan dan kelemahan tersebut saya jadikan sebagai satu kekuatan dengan meyakini leaders yang bergabung, agar jangan berbicara mau kaya dahulu tetapi bicara membangun karier dan untuk membangun karier harus memiliki ilmu yang dilakukan secara sistematik. Jangan menjanjikan sesuatu yang terlalu besar dan investasi harus sederhana ‘commit’ dengan apa yang kita janjikan.

Alhamdulillah dengan cara yang cukup sederhana, kita telah bisa menjadikan K-Link sebagai sebuah perusahaan yang besar dan memiliki banyak orang yang benar-benar sukses di bisnis ini sehingga sekarang mereka bukan sahaja memiliki rangkaian di Indonesia tetapi juga di luar negeri seperti Malaysia, Singapura, Hongkong, Taiwan dan sebagainya. Ini sebenarnya cara memulakan bisnis MLM yang benar, investasi kecil tapi penghasilannya besar. Sekiranya gagal pun tidak akan membuat mereka merana dan kita tidak akan terbeban dengan kerugian mereka.

Selain daripada itu pastilah dengan senantiasa berdoa kepada Allah SWT seperti pesan Rasullah,
“Doa adalah senjata orang beriman, tiang agama dan penerang langit dan bumi” (HR. Tirmidzi)

Jangan sesekali berdoa dengan hanya menyuarakan doa dengan lisan semata, sedangkan hati dan fikiran sama sekali tidak ingat kepadaNya. Selain daripada itu kita harus meyakini bahawa doa yang kita panjatkan kepadaNya pasti akan dikabulkan seperti sabda Rasullah SAW.

“Berdoalah kepada Allah dengan penuh keyakinan bahwa doa itu akan dikabulkan. Ketahuilah, bahwa Allah tidak akan mengabulkan doa yang dipanjatkan dengan hati yang lalai dan lengah!” (HR. Tarmidzi dan Hakim)

Akhir kata teman-teman dan sahabat saya, disaat Anda telah memulakan langkah Anda menuju sesuatu pekerjaan yang lebih baik, jangan sesekali menoleh kebelakang lagi, teruskan perjuangan Anda dan optimist dengan pekerjaan Anda.

Saturday, 25 February 2017

PERBEDAAN ANTARA SIBUK DAN PRODUKTIF




Pengantar:
Saya menerima tulisan ini dalam salah satu grup Whatsapp yang saya ikuti. Terima kasih kepada Mas Julius Widiantoro yang memposting tulisan ini di grup. Semoga berguna bagi para pelaku bisnis, khususnya para distributor K-Link dalam jaringan Julius Deza Group dan bagi siapa pun yang tertarik menjalankan usaha Multi Level Marketing. Salam sukses. (Thomas)

TIGA PERBEDAAN “SIBUK” & “PRODUKTIF”

Kalau bertemu seseorang dan bertanya, “Apa kabar?” biasanya mereka menjawab, “Baik. Sibuk terus.”

Manusia modern selalu sibuk. Terlambat makan karena sibuk. Tidak ada waktu bermain dengan anak-anak gara-gara sibuk. Tidak ada waktu membaca buku karena sibuk.

Tetapi pertanyaan adalah apakah “SIBUK” sama dengan “PRODUKTIF”?

1. Apakah Ada Tujuannya? 
Apa pegangan Anda: jam atau kompas?
Orang “SIBUK” berpegangan pada jam, berapa lama ia telah bekerja dan selalu terburu-buru mengejar waktu. Sedangkan orang ”PRODUKTIF”memiliki kompas, alias petunjuk ke arah mana tujuannya, apa yang harus dicapai.

2. Apakah Ada Hasilnya?

Orang “SIBUK” terlihat bekerja keras, tetapi bila ditanya hasilnya, biasanya jauh di bawah apa yang diharapkan (hasil: target yang ditetapkan, jumlah penjualan, dll). Sedangkan orang yang “PRODUKTIF” memiliki daftar hal-hal yang harus dilakukan (to-do list). Mereka tahu membuat prioritas yang tepat, menetapkan standar, dan melakukannya.

3. Apakah Ada Waktu Berpikir?

Orang “SIBUK” tidak ada waktu untuk berhenti dan berpikir. Padahal produktivitas membutuhkan pemikiran yang kreatif dan strategis. Inilah kesalahan terbesar para pemimpin, kadang mereka terlalu sibuk mengerjakan berbagai macam hal dan kegiatan sehari-hari, sampai lupa untuk membuat rencana, berinovasi, dan bermimpi.  Tidak ada pertumbuhan dan hasil maksimal tanpa pemikiran. Sedangkan orang “PRODUKTIF” selalu berfikir dan membuat Perencanaan segala sesuatu yg akan dikerjakan.

"PRODUKTIVITAS tidak terjadi begitu saja. melainkan hasil dari KOMITMEN pada keunggulan, perencanaan yang cerdas, dan usaha yang TERFOKUS."

K-Link Solusi Hidupmu.